Apa Itu Manasik Umrah

Umrah merupakan salah satu kegiatan ibadah bagi umat Islam. Seiring dengan meningkatnya pemahaman agama bagi umat Muslim, keinginan hingga persiapan untuk ibadah umrah semakin meningkat. Informasi tentang tahapan dan pelaksanaan ibadah umrah semakin banyak dicari. Setelah membaca sampai akhir artikel ini, Anda akan semakin tahu apa saja yang harus dipersiapkan, manasik umrah itu seperti apa dan bagaimana tata cara umrah.

apa itu manasik umroh

Pengertian Umrah

Secara bahasa, umrah berarti ziarah. Menurut istilah, umrah berarti mengunjungi Baitullah (Ka’bah) dengan melakukan thawaf, sa’i dan bercukur demi mengharap rida Allah SWT. Ibadah umrah hampir mirip dengan ibadah haji. Bedanya, umrah tidak melakukan wukuf, mabit dan melontar jumrah sebagaimana yang dilakukan dalam haji. Oleh karena itu banyak yang menyebut ibadah umrah adalah ibadah haji kecil.

Hukum Umrah

Menurut Imam Syafii dan Imam Hambali, menunaikan ibadah umrah hukumnya adalah wajib sekali dalam seumur hidup bagi yang mampu. Istilah wajib di sini terbagi menjadi dua, yaitu umrah pertama yang dilakukan seorang Muslim yang disebut juga dengan umratul Islam. Dan, umrah yang dilaksanakan karena nadzar.

Sedangkan menurut Imam Hanafi dan Imam Malik, menunaikan ibadah umrah hukumnya adalah sunnah muakkadah. Umrah ini dilaksanakan setelah umrah wajib, baik untuk kali kedua dan seterusnya dan dilakukan bukan karena nadzar.

Waktu Terbaik Melaksanakan Umrah

Melaksanakan umrah bisa kapan saja. Namun ada beberapa pengecualian sehingga tidak diperkenankan untuk melaksanakan umrah, yaitu beberapa waktu yang dianggap makruh dalam melaksanakan umrah bagi jamaah haji. Waktu yang dimaksudkan adalah saat jamaah haji wukuf di Padang Arafah pada hari Arafah, hari Nahr (10 Dzulhijjah) dan hari-hari tasyriq.

Dari beberapa pengalaman orang, ternyata ada waktu-waktu tertentu yang menurut mereka adalah waktu terbaik untuk melaksanakan umrah, yaitu saat awal tahun, akhir tahun, menjelang musim haji, setelah musim haji, bulan Maret – Mei, waktu liburan sekolah atau waktu libur / cuti panjang. Masing-masing punya alasan sendiri dalam pemilihan waktu tersebut.

Syarat, Rukun dan Wajib Umrah

Ketika Anda sudah berniat dan punya keinginan untuk melaksanakan ibadah umrah, ada baiknya harus tahu dahulu hal penting berikut ini terkait manasik umroh

Syarat Umrah

Syarat umrah artinya adalah persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh seseorang ketika ingin dan berniat untuk melaksanakan ibadah umrah. Syaratnya adalah :

  1. Beragama Islam. Bersyahadat dan memeluk Agama Islam adalah hal wajib untuk diterimanya amalan ibadah-ibadah secara Islam
  2. Sudah baligh. Ini merupakan batas manusia sudah masuk ke perhitungan amalan baik atau buruk.
  3. Berakal sehat atau tidak gila. Hal yang sangat wajar bila akan melaksanakan ibadah umrah kondisi seseorang harus berakal sehat.
  4. Merdeka atau bukan budak. Di jaman sekarang sudah jarang ditemui perbudakan. Namun demikian syarat ini harus tetap dipenuhi, mengingat masih dimungkinkannya ada perbudakan.
  5. Mampu. Pemahaman mampu di sini adalah punya kemampuan secara materi, fisik dan ilmu.

Rukun Umrah

Rukun umrah adalah rangkaian amalan atau kegiatan ibadah yang harus dilakukan pada saat ibadah Umrah dan tidak dapat digantikan dengan yang lain. Bila salah satu rukun itu tidak terpenuhi, maka umrah orang tersebut tidak sah. Rukun umrah yaitu:

  1. Ihram. Berniat untuk memulai umrah yang dilakukan di miqat, yaitu tempat khusus yang ditetapkan Rasulullah Salallahu’alayhi wa sallam untuk melafadzkan talbiah umrah.
  2. Thawaf. Kegiatan mengelilingi Kabah sebanyak 7 putaran, yang dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad pula
  3. Sa’i. Dilakukan sebanyak 7 putaran, dari bukit Shafa ke bukit Marwa dihitung satu putaran, balik dari bukit Marwa ke bukit Shafa dihitung satu putaran.  Sehingga jika menempuh Shafa-Marwa kembali ke Shafa dihitung jadi dua kali.
  4. Tahalul. Merupakan kegiatan untuk memendekkan seluruh rambut kepala atau mencukur sampai habis. Untuk wanita, cukup hanya dengan memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari saja.
  5. Tertib. Melaksanakan rukun umrah secara berurutan, yakni mulai dari ihram, thawaf, sa’i lalu bercukur.

Arti Penting Manasik Umrah

Dalam melaksanakan rangkaian ibadah umrah diperlukan pemahaman yang benar tentang rukun umrah. Diperlukan pikiran yang fokus untuk menjalankan itu. Namun karena banyak hal, terutama di tempat yang tidak biasa maka sering terjadi kesalahan-kesalahan yang dilakukan jamaah dalam melaksanakan rukun umrah.

Arti Manasik Umrah

Dari sedikit penjelasan di atas, untuk mengurangi kesalahan dalam melaksanakan rukun umrah maka diperlukan manasik umrah. Jadi pengertian manasik umrah adalah, peragaan pelaksanaan ibadah umrah sesuai dengan rukun umrah dan tata caranya. Peragaan ini akan melibatkan pembimbing yang akan mengarahkan dan membimbing calon jamaah umrah dengan memberikan materi serta praktik pelaksanaan ibadah umrah.

Pada umumnya, saat manasik umrah akan digunakan Ka’bah tiruan supaya bisa tergambarkan dengan jelas bagaimana pelaksanaan ibadah umrah yang sebenarnya ketika di Tanah Suci Mekkah. Pelaksanaannya pun para calon jamaah akan menggunakan pakaian ihram, sehingga benar-benar seperti sedang melakukan ibadah umrah di Tanah Suci.

Dalam manasik umrah juga akan ada sosialisasi mengenai peraturan-peraturan yang ada di negara Arab Saudi. Tujuannya agar calon jamaah umrah tidak melanggar aturan negara Arab Saudi pada saat melaksanakan ibadah umrah.

Manfaat Manasik Umrah

apa itu manasik umroh _

Setiap calon jamaah ibadah umrah seharusnya melalui tahap manasik umrah sebelum berangkat memulai ibadahnya di Tanah Suci. Karena bagi calon jamaah, manasik mempunyai nilai dan banyak manfaat, diantaranya :

  • Dapat memahami tata cara ibadah umrah yang baik.
  • Sebagai media untuk saling kenal antar calon jamaah, sehingga diantara mereka diharapkan ada kerjasama yang baik, dengan demikian akan dapat saling membantu pada saat di Arab Saudi.
  • Memperoleh pengetahuan mengenai kondisi ketika di Tanah Suci, mengingat di Arab Saudi cuacanya cenderung panas dan terik.
  • Sebagai tempat untuk belajar bahasa Arab yang sering diucapkan nantinya
  • Tahu solusi dan tindakannya ketika terjadi sesuatu di Tanah Suci pada saat melaksanakan ibadah umrah.

Tata Cara Umrah

Dalam manasik umrah akan diberikan banyak hal yang  pada intinya memberikan gambaran suasana yang akan dihadapi dan yang akan dilaksanakan oleh calon jamaah ibadah umrah. Tata cara seperti itu sangat penting sekali artinya bagi calon jamaah ibadah umrah. Berikut ini tata cara umrah berdasarkan urutan yang harus dilakukan calon jamaah.

  1. Memakai Pakaian Ihram. Apabila pakaian ihram telah dikenakan maka jemaah umrah dilarang untuk melakukan hal-hal yang telah ditentukan oleh syariat.
  2. Melakukan Thawaf. Para jemaah dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum masuk ke Masjidil Haram. Meskipun jemaah dapat masuk melalui pintu mana saja akan tetapi dianjurkan mengikuti contoh Rasulullah yaitu masuk melalui pintu Babus Salam atau Bani Syaibah. Kemudian turun dan menuju tempat thawaf.
  3. Sa’i. Melakukan perjalanan dari bukit Safa ke bukit Marwah secara bolak-balik. Sa’i dilakukan dengan berjalan akan tetapi ketika di batas antara dua lampu hijau berlari kecil-kecil.
  4. Tahallul. Rangkaian akhir kegiatan ibadah Umrah yang ditandai dengan bercukur.

Tuntunan dan latihan kegiatan dalam masa persiapan menjelang keberangkatan ibadah umrah sebaiknya diikuti dengan seksama. Demi kelancaran bersama dalam menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. Selamat menjalankan ibadah umrah.

Leave a Reply

You cannot copy content of this page