Apa Sih Biaya Haji Plus Itu

Apa sih biaya haji plus itu ? Pertanyaan itu yang kerap kali kita dengar dari sebagian orang sekitar kita. Semakin banyak yang ingin tahu tentang penyelenggaraan ibadah haji karena masyarakat kita semakin banyak yang merindukan untuk menunaikan rukun Islam yang terakhir. Ibadah haji itu adalah keinginan umat muslim selain untuk menyempurnakan ibadahnya di dunia.

Apa Sih Biaya Haji Plus Itu

Sekarang, mungkin Anda sudah tahu tentang HAJI PLUS, tapi bisa jadi belum tahu secara lengkapnya. Dalam artikel ini kita akan ulas tentang HAJI PLUS, mulai dari pengertiannya, perbedaan dengan haji reguler, biaya dan fasilitasnya serta cara pendaftarannya. Baca sampai tuntas, insyallah Anda akan lebih paham tentang HAJI PLUS.

Haji Plus

Seperti kita ketahui, penyelenggaraan Ibadah Haji selalu ada dinamika setiap tahunnya. Suatu kegiatan yang tidak akan habis untuk dibahas. Hal itu bisa terjadi karena memang setiap tahun terjadi peningkatan antusiasme masyarakat kita untuk melaksanakan Ibadah Haji.

Apa Itu Haji Plus

Pemerintah Indonesia lewat Kementrian Agama telah mengatur bahwa untuk penyelenggaraan ibadah haji terbagi dalam tiga cara pemberangkatannya, yaitu haji reguler, haji plus dan furoda. Perbedaan utama untuk tiga jenis pemberangkatan haji itu terletak pada sistem antrean pemberangkatan.

Untuk HAJI PLUS, ini merupakan salah satu sistem untuk menekan nomor antrean pemberangkatan haji dengan mengenakan biaya lebih tinggi daripada haji reguler. Dengan biaya yang lebih tinggi maka akan berpengaruh pada fasilitas yang diperoleh. Tentu saja fasilitas yang diterima sedikit lebih tinggi dari haji reguler.   

Selain itu, yang harus diketahui bahwa haji reguler diselenggarakan oleh Pemerintah dalam hal ini adalah Kementrian Agama RI, sedangkan haji plus diselenggarakan pihak swasta seperti travel agen  perjalanan haji yang biasa disebut Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Namun, penyelenggaraan haji plus alias ONH Plus ini tetaplah dalam pengawasan Kementerian Agama

Mengapa Harus Ada Haji Plus

Penyelenggaraan haji di negara kita dari tahun ke tahun selalu meningkat. Dan itu juga terjadi di seluruh dunia. Di satu sisi Pemerintah Arab Saudi selaku negara tempat tujuan ibadah haji juga harus mengatur kedatangan para tamu Allah ini. Oleh karena itu perlu dilakukan pengaturan yang tepat agar meningkatnya antusiasme masyarakat bisa terakomodir dengan baik. Dengan mengatur batasan kuota pemberangkatan oleh Pemerintah Arab Saudi dan Kementrian Agama RI diharapkan dapat memperpendek waktu tunggu pemberangkatan haji.

Di tahun 2020, Indonesia telah mendapatkan kuota haji dari Pemerintahan Arab Saudi sebesar 231 ribu, yang terdiri dari 212.520 jamaah haji reguler dan 18.480 orang haji khusus. Dari kuota tersebut bila dibandingkan dengan pendaftar maka seseorang yang mendaftarkan diri untuk menunaikan haji secara reguler baru bisa diberangkatkan 18 tahun lagi. Itu untuk angka rata-rata nasional. Tidak bisa terbayangkan bila ada orang mendaftarkan diri sudah berusia 60 – 70 tahun.

Beda dengan haji khusus atau haji plus yang memerlukan waktu hanya 6 – 7 tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci dari saat pendaftaran. Untuk itulah diperlukan kuota haji plus dengan  konsekuensi tertentu yang mengikutinya.

Perbandingan Haji Plus Dan Reguler

Sekarang kita lihat seperti apa kelebihan dan kekurangan yang terdaftar sebagai haji plus atau khusus bila dibandingkan dengan haji reguler.

Apa Sih Biaya Haji Plus Itu
Apa Sih Biaya Haji Plus Itu

Kelebihan Haji Plus

  • Masa Tunggu
    Dengan perbandingan antara jumlah pendaftar dengan kuota yang ada, maka masa tunggu haji plus berkisar 6 – 7 tahun. Beda dengan haji reguler yang memerlukan masa tunggu hingga 18 tahu (tergantung embarkasi / propinsi)
  • Penginapan
    Haji plus mendapatkan fasilitas hotel bintang lima yang letaknya di depan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi. Ada pilihan jumlah kapasitas tiap kamarnya, mulai dari 2 orang, 3 orang hingga 4 orang. Calon jamaah juga diberi kebebasan memilih nama untuk penghuni kamarnya. Berbeda dengan haji reguler yang mendapatkan hotel berbintang empat sampai lima (atau yang ditentukan Kemenag) dengan jarak 3 – 5 km dari Masjidil Haram. Penghuni per kamar dibatasi maksimal 5 orang namun tidak bisa memilih nama.
  • Penerbangan
    Penerbangan untuk haji plus tanpa transit atau transit hanya sekali. Sedangkan haji reguler pasti transit di Jeddah atau Madinah.
  • Layanan Tenda Di Arafah dan Mina
    Calon jamaah haji plus mendapatkan fasilitas alas tidur kasur dengan tenda yang ber-AC, sedangkan haji reguler beralaskan karpet. Untuk AC, tahun 2020 ini Kemenag menjanjikan akan ada pengadaan untuk haji reguler.
  • Konsumsi
    Selama di Tanah Suci semua kebutuhan konsumsi haji plus ditanggung PIHK sepenuhnya. Berbeda dengan haji reguler yang ditanggung sendiri selama di Mekkah, ditanggung hotel selama di Madinah dan ditanggung maktab saat di Armina.
  • Bimbingan Haji
    Karena dalam penataan PIHK atau travel maka calon haji plus akan mendapatkan bimbingan haji yang lebih intensif dan eksklusif. Sedangkan calon haji reguler akan mendapatkan bimbingan haji dari Kementrian Agama.

Kekurangan Haji Plus

  • Biaya Haji
    Pemerintah telah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) reguler antara 31 juta sampai dengan 39 juta rupiah. Sedangkan untuk Haji Plus yang dikelola oleh PIHK, Kemenag menentukan pada kisaran 155 juta rupiah. Dan bisa lebih dari itu bila memilih paket-paket tertentu.
  • Durasi Waktu
    Dihitung dari pemberangkatan sampai tiba di tanah air, lama waktu pelaksanaan haji reguler berkisar 40 hari. Sedangkan pelaksanaan haji plus berkisar hanya 26 hari, bahkan ada yang 15 – 19 hari saja.

Persyaratan Haji Plus

Bagi Anda yang berkeinginan untuk mendaftarkan diri sebagai calon haji plus, berikut ini beberapa hal yang harus Anda ketahui.

Syarat Administrasi Haji Plus

Persyaratan yang harus terpenuhi adalah ;

  • Beragama Islam
  • Memiliki kemampuan finansial untuk membayar setoran BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) yang ditetapkan Kementrian Agama RI
  • Surat keterangan sehat dari dokter
  • e-KTP yang masih berlaku
  • Kartu keluarga
  • Akte kelahiran atau kutipan akta nikah
  • Surat keterangan dari PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) atau biro perjalanan  pilihan calon jemaah
  • Pas foto berwarna dengan latar putih tampak wajah minimal 80 persen.

Harga Haji Plus

Di atas sudah disinggung tentang kisaran harga haji plus. Harga sejumlah 170 juta hingga 300 juta rupiah ditentukan oleh PIHK berdasarkan fasilitas hotel dan jumlah rekan sekamar yang dipilih (double, triple, atau quad). Semakin dekat hotel dengan Masjidil Haram di Mekah atau Masjid Nabawi di Madinah, maka semakin mahal pula biaya yang harus dibayarkan.

Perlu diketahui juga, biasanya harga sudah termasuk ;

  • Konsumsi 3x sehari dengan menu Indonesia
  • Biaya perlengkapan & handling
    (tas koper besar, tas koper kecil, tas selempang , kain ihrom / mukena, buku panduan umrah dan haji, kain batik haji)
  • Asuransi
  • Ziarah city tour Mekkah – Madinah
  • Tour leader / tour guide / pembimbing
  • Dokter pendamping
  • Manasik haji
  • Air zamzam 5 liter.

Sedangkan yang tidak termasuk dalam harga itu biasanya adalah ;

  • Pembuatan paspor
  • Medical checkup (rontgent / EKG)
  • Dam / qurban
  • Meningitis dan biometrik
  • Biaya kursi dorong thawaf/sa’i
  • Tips porter
  • Kelebihan bagasi
  • Guide pribadi
  • Laundry
  • Kegiatan di luar program
  • Pengeluaran pribadi lainnya.  
Apa Sih Biaya Haji Plus Itu

Itinerary Haji Plus

Rute dan agenda perjalanan haji plus sangatlah bervariasi. Semua tergantung dari paket yang dipilih. Namun pada umumnya adalah sebagai berikut ;

  • Hari 1 ; Indonesia – Jeddah – Makkah
  • Hari 2 – 4 ; transit di Makkah
  • Hari 5 ; Makkah – Arafah
  • Hari 6 ; wukuf di Arafah
  • Hari 7 ; Armina
  • Hari 8 – 10 ; Mina
  • Hari 11 ; Mina – Makkah (transit)
  • Hari 12 – 15 ; Makkah
  • Hari 16 ; Makkah – Madinah
  • Hari 17 – 20 ; Madinah
  • Hari 21 ; Medinah – Jeddah – Indonesia
  • Hari 22 ; Indonesia

Tahap Pendaftaran Haji Plus

Setelah mengetahui persyaratan, biaya dan agenda kegiatan selama perjalanan, maka tahap pendaftaran calon haji plus adalah sebagai berikut :

  1. Pilih agen atau travel perjalanan yang sudah mengantongi ijin dari Kemenag RI, dan ijin itu masih berlaku. Anda bisa memeriksanya di  sini.
  2. Setorkan tabungan Haji Plus minimal sebesar US$5.000 atau sekitar 70 juta rupiah untuk mendapatkan nomor porsi ONH Plus. Anda bisa menyerahkan pihak travel perjalanan untuk pengambilan nomor porsi ini.
  3. Menyerahkan berkas persyaratan kepada agen / travel perjalanan
  4. Tunggu jadwal keberangkatan Anda. Selalu koordinasi dengan agen / travel perjalanan untuk mendapatkan informasi terbaru.
  5. Selanjutnya, Anda menunggu jadwal pemberangkatan.
  6. Lakukan pelunasan biaya haji plus Anda
  7. Ikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan travel perjalanan, diantaranya adalah manasik haji.
  8. Waktunya untuk berangkat ke Tanah Suci.

Bulatkan niat Anda untuk menunaikan ibadah haji, lalu tentukan paket haji plus yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Leave a Reply

You cannot copy content of this page