Jamaah Harus Tahu Di Sekitar Kabah

Tempat yang perlu tahu di sekitar Kabah.  Kalimat ini sering kita dengar dari orang-orang yang akan menunaikan ibadah umrah ataupun haji, yang ditanyakan ke orang lain yang sudah pernah melaksanakan ibadah umrah atau haji. Memang benar, hal ini harus ditanyakan agar siapapun yang berkesempatan untuk menunaikan ibadah umrah atau haji dapat melihat sekeliling tempat tujuan.

Sekarang saatnya Anda harus tahu, tempat mana saja yang bersejarah di sekitar Kabah, tempat yang menarik di sekitar Kabah dan beberapa tempat yang sayang untuk dilewatkan. Tempat apa sajakah itu ? Baca dan simak.

Tempat Menarik Kabah

Tempat Bersejarah Di Sekitar Kabah

Kabah adalah titik pusat bagi umat Muslim dalam beribadah. Di sekitar bangunan Kabah banyak sekali tempat-tempat yang mengandung sejarah tinggi, yaitu :

Hajar Aswad

Kabah yang dibangun di jaman Nabi Ibrahim mempunyai sejarah panjang. Di salah satu sudut Kabah, tepatnya di sisi timur, terdapat batu hitam pada dindingnya. Batu ini diyakini umat muslim sebagai batu yang turun dari surga. Batu hitam tersebut dinamakan Hajar Aswad. Para jamaah haji pun selalu ingin menyentuh dan menciumnya, karena mencium atau menyentuh Hajar Aswad merupakan sunah dari ajaran Nabi Muhammad.

Mizab

Dalam bahasa yang mudah dimengerti, mizab artinya talang air atau pancuran air. Sejarah mizab ini tidak bisa terlepaskan dari Kabah sendiri, meskipun mizab ini punya sejarah tersendiri. Beberapa kali dilakukan pembongkaran dan pemasangan kembali. Di bawah mizab ini juga diyakini umat Muslim sebagai tempat yang mustajab untuk berdoa. Sayyid ‘Alwi al-Maliki, seorang ulama besar di Masjidil Haram memberikan fatwa, berdoa serta mengambil air di bawah mizab merupakan tindakan mencari berkah dari air hujan yang turun di talang emas Kabah. Alasannya karena air hujan yang turun dari talang emas tersebut mempunyai dua buah keberkahan, yaitu berkah air yang turun dari langit dan berkah yang terdapat pada Baitullah itu sendiri.

Hijr Ismail

Di salah satu sisi Kabah ada tembok kecil atau pendek yang membentuk setengah lingkaran. Tembok ini bernama Hijr Ismail. Bangunan ini diyakini umat muslim sebagai tempat tinggal Nabi Ibrahim dan keluarganya. Para jamaah haji bisa masuk ke dalam lingkaran dan beribadah. Karena ukurannya yang kecil maka Hijr Ismail pun hanya bisa menampung puluhan jamaah saja. Umat muslim pun percaya, jika salat di Hijr Ismail berarti sama saja dengan salat di dalam Kabah.

Bukit Shafa dan Marwah

Dua bukit ini berada di kawasan Masjidil Haram. Jarak antar dua bukit ini hanya sekitar 400 meter. Di bukit inilah dahulu Siti Hajar istri dari Nabi Ibrahim berjalan bolak-balik sebanyak tujuh kali di kedua bukitnya untuk mencari air, demi anaknya Nabi Ismail. Dua bukit ini pun jadi rukun haji, dengan melakukan sa’i, yaitu, jalan bolak-balik tujuh kali seperti Siti Hajar. Arti sa’i adalah lambang optimis dan kerja keras dalam kehidupan sehari-hari.

Rukun Yamani

Tempatnya berada sejajar dengan Hajar Aswad, di salah satu sisi siku Kabah. Dinamakan Rukun Yamani karena memang menghadap ke arah Yaman. Para jamaah selalu menyempatkan untuk menyentuh Rukun Yamani saat sedang tawaf dan itu merupakan ajaran sunah Nabi Muhammad. Menyentuh Rukun Yamani tidak lah sesulit menyentuh Hajar Aswad. Dan  Rukun Yamani ini juga jadi salah satu tempat yang mustajab untuk berdoa.

Maqom Ibrahim

Letak Maqom Ibrahim ini hanya sekitar 3 meter di sisi timur dari Kabah. Apabila dilihat dari namanya, jangan beranggapan bahwa ini adalah sebuah kuburan Nabi Ibrahim. Maqom Ibrahim adalah batu yang dijadikan pijakan Nabi Ibrahim saat membangun Kabah. batu ini bisa naik dan turun sendiri sesuai keperluan Nabi Ibrahim saat membangun Kabah. Bekas kedua telapak kaki Nabi Ibrahim masih nampak dengan jelas di atas batu tersebut. . Di sekeliling batu Maqom Ibrahim itu kini diikatkan perak dan dibuatkan kandang besi berbentuk seperti sangkar burung untuk melindunginya.

Tempat Menarik DI Mekah

Tempat Menarik Di Sekitar Kabah

Masjidil Haram adalah masjid terbesar di dunia. Sebegitu luasnya sehingga untuk jamaah asal Indonesia saja harus diarahkan hanya melewati dua pintu dari 95 pintu yang ada. Kalau Anda berkesempatan untuk berkeliling lebih jauh lagi, maka Anda akan menemui tempat-tempat yang menarik untuk Anda nikmati, yaitu :

Ada Tempat Wudhu Dekat Kabah

Jamaah yang ada di Masjidil Haram terkadang salah beranggapan bahwa tempat wudhu Masjidil Haram hanya tersedia di luar yang berarti sangat jauh dari Kabah. Ternyata kalau diperhatikan dan mau berkeliling maka Anda akan menemukannya. Di pelataran Kabah ada lima tangga besar dan lebar yang menuju lantai satu. Tangga tersebut membujur dari lima arah yang berbeda. Di bawah atau tepatnya di balik tangga-tangga itulah tempat wudhu diposisikan. Tentu tujuannya agar jamaah tidak perlu bersusah payah pergi ke luar masjid untuk wudhu.

Eskalator Menuju Atap Masjid

Terkadang kita bertanya-tanya saat melihat ada orang yang shalat di atap Masjidil Haram, lewat mana dia bisa naik ke situ ? Ternyata ada eskalator atau tangga berjalan yang bisa menghantar jamaah menuju atap masjid. Lokasinya ada di dekat gate 91. Salat di atap Masjidil Haram ini jadi salah satu pilihan jamaah untuk salat Isya atau Subuh.

Video Tutorial Umrah

Masjidil Haram menyediakan video tutorial manasik umroh. Jamaah dari seluruh dunia bisa menonton bareng video tutorial ini yang berisikan bagaimana melakukan tawaf dan sa’i dengan benar. Video ini sangat penting dan diharapkan oleh jamaah  dari negara-negara lain yang tidak menyediakan pendamping dan pembimbing saat umrah dan haji. Tempat nonton bareng video tutorial ini ada di dekat gate 74.

Jangan Lewatkan Ke Tempat Di Sekitar Kabah Ini

Apabila perjalanan umrah Anda menyisakan waktu untuk berkeliling, mungkin tempat-tempat berikut ini bisa Anda kunjungi sebagai bagian dari pengalaman Anda di Tanah Suci.

Mata Air Zamzam

Siapa yang tidak pernah mendengar air zamzam. Sejarah mata air ini tidak bisa lepas dari istri Nabi Ibrahim AS, yaitu Siti Hajar dan putranya Ismail AS. Sumber mata air ini terletak kurang dari 40 meter Kabah ke arah tenggara. Tepatnya di area bawah Masjidil Haram. Sumur ini dapat memompa air antara 11 sampai 18,5 liter air per detik sehingga per menitnya dapat menghasilkan 660 sampai 1.110 liter, atau 39.600 sampai 66.600 liter per jam. Kedalaman sumur zamzam dari bibir sumur adalah 30 meter, dengan diameter sumur 1,46 hingga 2,66 meter.

Dari sumur ini air zamzam dipompa menuju ke semacam stasiun pengisian air zamzam yang terletak di dekat gate 93. Di tempat itulah air zamzam didistribusikan dalam kemasan galon.

Menara Abraj Al Bait

Bangunan menara jam ini memiliki ketinggian 601 meter, dan terletak di seberang Masjidil Haram. Kaca mozaik menghiasi permukaan jam ini hingga terpancar ke seluruh penjuru Makkah. Menara Abraj Al Bait dikenal dengan Museum Menara Jam yang berisi edukasi mengenai alam semesta, galaksi, Matahari, Bulan juga Bumi serta metode menentukan waktu.  Selain itu gedung ini juga berisikan hotel bintang lima, beragam restoran, apartemen, dan perkantoran.

Sepertinya masih banyak lagi tempat-tempat yang patut Anda kunjungi. Manfaatkan kesempatan yang ada dan nikmatilah, setelah perjalanan ibadah umrah Anda selesai.

Leave a Reply

You cannot copy content of this page