Seputar Umrah Backpacker

Seputar biaya umroh backpacker dalam artikel kali ini akan menjawab pertanyaan sebagian orang tentang umrah backpacker. Mulai dari apa itu umrah backpacker, apa bedanya dengan umrah reguler dan apa yang harus dipersiapkan untuk menjalankan ibadah umrah dengan cara backpacker. Baca sampai tuntas, maka Anda akan bisa memilih yang terbaik bagi Anda ketika memang berniat untuk ibadah umrah.

Umrah backpacker

Apa Maksud Umrah Backpacker ?

Ibadah umrah memang banyak dirindukan banyak orang sebagai orang Muslim. Keinginan untuk menunaikannya hampir selalu terkendala dengan biaya. Saat ini, masalah itu bukan jadi penghalang utamanya. Karena sudah banyak yang memakai cara backpacker dalam menjalankan ibadah umrah.

Awal Mula Umrah Backpacker

Dari pengamatan banyak orang, fenomena umrah backpacker ini mulai muncul di tahun 2010-an. Mereka ada yang datang sendiri-sendiri atau berkelompok tidak lebih dari sepuluh orang. Alasan mereka sebenarnya sederhana saja, karena bisa umrah jauh lebih murah.

Seiring perkembangan, apa yang dilakukan mereka itu semakin banyak yang diikuti langkah-langkahnya. Travel perjalanan haji dan umrah mulai manangkap kesempatan itu. Maka jadilah yang terjadi saat ini. Umrah secara backpacker murni dan umrah backpacker yang difasilitasi oleh travel.

Pengertian Umrah Backpacker

Pengertian secara khusus untuk umrah backpacker ini memang belum bisa terdefinisikan dengan jelas. Namun dari apa yang dilakukan oleh para jamaah umrah dengan sistem ini dapat disimpulkan bahwa, umrah backpacker merupakan perjalanan ibadah umrah ke Tanah Suci yang dilakukan dengan cara-cara sehemat mungkin.

Seperti kita ketahui bahwa untuk dapat mengikuti ibadah umrah setiap orang harus melalui travel. Mereka ini yang akan mengatur rangkaian perjalanan seseorang untuk sampai di Tanah Suci, melakukan ibadah umrah hingga pulang ke tanah air kembali. Semua kebutuhan jamaah akan terpenuhi. Bahkan beberapa travel menawarkan paket bervariatif dengan tujuan ke kota berbeda-beda sebelum atau setelah rangkaian ibadah umrah di Arab Saudi. Maksudnya, jamaah akan diarahkan untuk berkunjung ke beberapa tempat di Arab Saudi di luar kegiatan inti dalam ibadah umrah.

Umrah dengan cara backpacker saat ini jarang dilakukan secara individu. Lebih banyak berkelompok antara 10 – 20 orang dalam satu rombongan. Penyebabnya juga sama, yaitu semakin banyak orang dalam satu rombongan maka biaya bisa lebih ditekan untuk item-item tertentu. Misalnya untuk biaya penginapan yang bisa memanfaatkan satu kamar untuk 2-3 orang.

Mencari rekan yang bisa diajak berangkat bersama-sama dalam satu rombongan umrah bukan lah hal yang sulit. Mereka ini biasanya sudah tergabung dalam semacam komunitas yang tujuannya memang berencana berangkat umrah dengan cara backpacker. Tetapi memang semuanya itu tidak dilakukan secara terbuka.

Umrah Backpacker VS Umrah Reguler

Sekarang, hal apa yang sama dan yang membedakan antara umrah backpacker dengan umrah reguler ? Mari kita simak.

Hal Yang Sama

Pada prinsipnya sama, yaitu beribadah umrah di Tanah Suci. Itu sebagai tujuan utamanya. Rangkaian ibadah umrah juga bisa dipastikan sama. Mulai dari memakai ihram, melaksanakan tawaf, sa’i dan tahalul. Karena memang inti dari niatan ibadah umrah.

Hal yang sama lainnya adalah diperlukannya visa untuk masuk ke Arab Saudi, penggunaan pesawat sebagai transportasi udara dan kebutuhan menginap di Makkah, Madinah atau Jeddah. Ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar untuk dapat beribadah umrah dengan baik dan agar dapat lebih nyaman dan tenang dalam beribadah.

Perbedaan Umrah Backpaker Dan Reguler

Bila membahas perbedaan, sebenarnya perbedaannya tidak terlalu signifikan. Perbedaan yang menonjol hanya pada biaya yang harus dikeluarkan untuk item yang sama. Mari kita simak.

  • Tanggal keberangkatan
    Bagi para backpacker umrah tanggal keberangkatan bisa diatur sendiri tanpa tergantung dengan travel dan sebagainya. Bagi mereka yang penting tiket pesawat pulang pergi sudah mereka kantongi, maka langsung bisa berangkat. Kapan saja bisa.
    Bandingkan bila dengan cara reguler, yang tentu sudah terjadwal rinci keberangkatannya.
  • Tiket pesawat
    Tiket pesawat murah atau yang sedang promo, itu yang diburu oleh backpacker. Kita tahu bahwa maskapai penerbangan di saat-saat tertentu harga tiketnya rendah. Ini yang dimanfaatkan oleha para backpacker umrah. Bahkan bila perlu menggunakan pesawat dengan memilih beberapa maskapai penerbangan yang memadukan beberapa connecting flight, meskipun beresiko ketinggalan pesawat.
    Bandingkan dengan sistem regular yang pemesanan tiket oleh pihak travel dilakukan jauh hari sebelum keberangkatan dengan jenis tiket block seat.
  • Hotel tempat menginap
    Untuk menginap biasanya backpacker memilih hotel bintang tiga. Bila mereka berkelompok tentu akan lebih murah lagi untuk perorangnya, karena mereka akan patungan untuk satu kamar hotel. Selain itu dalam pemilihan hotelnya mereka lebih memilih yang agak jauh dari tempat ibadah umrah.
    Bandingkan dengan sistem reguler yang memakai hotel bintang empat atau lima. Tentu juga letaknya berdekatan dengan tempat ibadah untuk kegiatan umrah.
  • Barang bawaan
    Barang yang dibawa para backpacker umrah jauh lebih sedikit daripada reguler. Karena merka pasti akan selektif sekali dalam membawa barang. Bandingkan dengan sistem reguler memakai jasa travel. Sudah hal yang umum bila setiap travel akan memberikan barang sebagai bagian dari paket yang dijual.
  • Tidak ada muthawif
    Sudah bisa dipastikan para backpacker umarah tidak akan ada pemandu atau pendampingnya . Mereka akan menjalani dengan sendirinya tanpa ada muthawif. Kalaupun mereka menginginkan ada muthawif, mereka bisa mencari sendiri di sekitar tempat-tempat ibadah untuk umrah.
    Bandingkan dengan travel yang dari tiba di Arab Saudi langsung tersedia muthawif sampai dengan pulang.

Umrah Backpacker Oleh Travel

Saat ini sudah banyak travel yang mengkombinasikan antara cara-cara reguler dengan cara yang biasa dilakukan backpacker. Perbedaan utama antar dua cara itu adalah di biaya tiket pesawat. Backpacker tentu mencari sendiri tiket penerbangan pergi-pulangnya. Sedangkan untuk hotel , makan / minum  dan transportasi selama di sana, akan tersedia dalam paket “khusus” yang sudah disiapkan oleh travel tersebut.

Umrah backpacker

Persiapan Umrah Backpacker

Apabila Anda berminat dan berencana beribadah umrah dengan cara ber-backpacker-ria, maka perhatikan hal berikut ini yang biasa Anda jadikan petunjuk, yaitu :

  • Kepemilikan visa. Untuk umrah dan haji, proses pengurusannya tidak bisa dilakukan secara individu. Harus melalui travel penyelenggara ibadah haji dan umrah. Ini adalah tantangan tersendiri bagi para backpaker, karena pihak travel tentu akan keberatan bila hanya dimintakan visa saja tanpa membeli paket perjalanan. Kecuali kalau travel tersebut memang menyediakan khusus bagi backpacker. Ingat, ada item yang dikurangi.
  • Hotel atau penginapan yang berjarak jauh, sekitar 1-2 Km dari Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Selain akan lebih menghemat biaya, tempat penginapan tersebut  yang akan dicatatkan dalam proses pengajuan visa. Bisa lebih murah lagi bila menyewa apartemen yang ada di sekitar Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.
  • Tiket pesawat kini makin mudah mencarinya dengan adanya maskapai Low Cost Carrier yang membuka rute penerbangan ke Jeddah. Atau sesering mungkin untuk melihat perkembangan harga tiket pesawat. Manfaatkan promosi-promosi yang diluncurkan.
  • Cuaca ekstrim harus dipahami dan dipelajari, mengingat cuaca di Arab Saudi yang berubah-rubah panas dan dinginnya. Waktu yang tepat untuk pergi ke Tanah Suci adalah di bulan September sampai dengan Nopember. Karena saat itu memang terjadi musim transisi dari panas ke penghujan.
  • Mencari mitra untuk diajak bersama berangkat umrah dengan cara backpacker. Ini perlu dilakukan dengan salah satu alasannya adalah agar bisa patungan untuk biaya penginapan.

Ternyata umrah dengan cara backpacker tidak semudah yang dibayangkan. Diperlukan proses dan langkah yang ekstra hati-hati agar bisa menjalankan ibadahnya dengan baik dan benar. Total harga akan terpaut sekitar 15 juta sampai dengan 20 juta lebih dengan yang reguler. Sekarang Anda pilih dan tentukan pakai cara reguler ataukah backpacker ?

Leave a Reply

You cannot copy content of this page